JAKARTA, KOMPAS.com - Manajer biliar, Lilik Suhartana, optimistis dua atlet andalan mereka yakni Irzal Nasution dan Ricky Yang dapat memenuhi target awal Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) meraih satu medali emas dan dua medali perak. Optimisme tersebut diyakini Lilik berdasarkan hasil Kejuraan China Open 9 Ball yang berlangsung 16-27 September 2010 lalu.
Ricky membukukan prestasi gemilang dengan mengalahkan pebiliar nomor satu dunia, Mika Immonen. Sayang usahanya terhenti dan hanya mampu menduduki posisi 16 besar. Sementara Irzal di kesempatan perdananya ini berhasil tembus 32 besar.
"Menghadapi Asian Games XVI secara keseluruhan saya memastikan mereka sudah siap. Saya yakin di atas 50 persen target tersebut bisa terpenuhi," kata Lilik saat ditemui di kantor PB POBSI, Jumat (1/10/2010).
Ia menambahkan pada multievent empat tahunan ini, Ricky dan Irzal akan turun di lima nomor yakni masing-masing bola delapan, bola sembilan serta snooker. Khusus untuk snooker, rencananya akan diproyeksikan bagi Ricky Yang. Akan tetapi hal tersebut hanya apabila tidak ada jadwal yang berbenturan.
"Ricky rencananya akan turun di tiga nomor, bola delapan, bola sembilan dan snooker. Tapi bila jadwalnya bentrok, lebih diutamakan di bola delapan atau sembilan," paparnya.
Untuk memaksimalkan performa, Ricky dan Irzal akan menjalani satu try out terakhir yakni Kejuaraan Dunia biliar bola sembilan di Chesapeake, Amerika Serikat pada 17-23 Oktober 2010 mendatang.
"Semoga dari turnamen tersebut saya bisa banyak belajar dan mengamati kemampuan para pemain senior sebagai persiapan sebelum Asian Games," ungkap Irzal di Jakarta, Jumat (1/10/2010).
Sementara saat ini salah satu pemain, Irzal sudah berada di Jakarta untuk menjalani pelatihan sambil mengurus kelengkapan administrasi Jelang Asian Games XVI.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang