Korban Argo Anggrek 33 Orang Tewas

Kompas.com - 02/10/2010, 07:29 WIB

PEMALANG, KOMPAS.com — Korban tewas akibat tabrakan Kereta Api Argo Anggrek dengan Senja Utama di lintasan Desa Jatimulyo, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, bertambah menjadi 33 orang. Sementara itu, 10 lainnya luka berat dan enam luka ringan.       "Sudah ada 33 orang korban tewas yang dievakuasi," kata seorang petugas di Stasiun Petarukan, Kabupaten Pemalang, yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (2/10/2010).       Kemungkinan, katanya, masih ada korban lainnya karena petugas masih mengevakuasi dari gerbong kereta itu. Para korban dievakuasi dari lokasi ke sejumlah rumah sakit setempat.       Kereta Api Senja Utama jurusan Jakarta-Semarang sedang berhenti di sekitar 100 meter sebelah barat Stasiun Petarukan.       Kereta Api Argo Anggrek jurusan Jakarta-Surabaya yang melaju dari arah yang sama sekitar pukul 03.00 WIB menabrak bagian belakang KA Senja Utama. Gerbong kesembilan KA Senja Utama hancur, sedangkan gerbong keenam terbalik dan keluar dari rel.       Kepala Kepolisian Resor Pemalang Ajun Komisaris Besar Sofyan Nugroho mengatakan, dua masinis KA Argo Anggrek dibawa ke markas kepolisian setempat untuk keperluan penyidikan dan penyelidikan atas kejadian itu.       Ia tidak bersedia menyebut nama masinis itu. Mereka dibawa ke mapolres setempat menggunakan mobil dengan nomor polisi G 8113 M. Hingga sekitar pukul 07.15 WIB, petugas telah mengalihkan posisi rangkaian KA Argo Anggrek dari lokasi tabrakan ke lintasan lainnya.       Keterangan yang diperoleh, dua masinis KA Argo Anggrek itu bernama Muhammad Kholik dan Hadis Jiyono.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau