Kurang Tidur, Ibu Hamil Berisiko Pre-eklampsia

Kompas.com - 02/10/2010, 11:50 WIB

Kompas.com — Meskipun insomnia pada ibu hamil tergolong normal, tetapi sebaiknya tidak dibiarkan menjadi kebiasaan. Pasalnya, ibu hamil yang kurang tidur berisiko mengalami pre-eklampsia atau komplikasi dari penyakit darah tinggi.

Ibu hamil yang tidur kurang dari enam jam pada malam hari pada trisemester pertama kehamilan memiliki tekanan darah sistolik 4 mm/Hg lebih tinggi ketimbang wanita yang tidur lebih dari 7 jam. Kurangnya waktu tidur juga akan menyebabkan risiko terkena pre-eklampsia sembilan kali lebih tinggi.

"Secara umum, ibu hamil membutuhkan tidur 7-9 jam setiap hari. Kurang dari waktu tersebut bisa berdampak pada kesehatannya," kata Michelle Williams, peneliti dari Center for Perinatal Studies di Swedish Medical Center, Seattle, Amerika Serikat.

Penelitian yang dilakukan Williams dan timnya ini melibatkan 1.272 perempuan hamil dalam penelitian antara tahun 2003-2006. Semua responden melaporkan gaya hidup mereka, termasuk pola tidur.

Dari hasil penelitian diketahui, durasi tidur tidak banyak berpengaruh pada kondisi kehamilan di saat trisemester pertama dan kedua kehamilan. Namun, di trisemester terakhir terjadi peningkatan tekanan darah tinggi sekitar 3,72 mm/Hg lebih tinggi pada ibu hamil yang tidur kurang dari 6 jam setiap malam.

Tekanan darah tinggi pada ibu hamil harus diwaspadai karena merupakan gejala pre-eklampsia. Selain hipertensi, gejala khas pre-eklampsia adalah pembengkakan anggota tubuh dan adanya protein dalam air seni ibu. Pre-eklampsia tidak bisa dianggap ringan karena merupakan penyebab kematian kedua terbesar pada kehamilan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau