Perburuan teroris

Dua Teroris Tewas di Tepi Sungai

Kompas.com - 03/10/2010, 11:16 WIB

SERDANG BEDAGAI, KOMPAS.com — Kontak senjata antara pihak kepolisian dan sekelompok orang yang diduga teroris kembali menelan korban. Dua terduga teroris tewas di pinggir sungai di perkebunan sawit, Afdeling I, Desa Martebing Kecamatan Dolok Masiul, Serdang Bedagai, Minggu (3/10/2010).

Saat berita ini diturunkan, kontak senjata masih terjadi. "Jadi, saat melakukan penyisiran, Brimob mendapati satu teroris yang berada di sisi sungai dengan memegang granat. Disuruh menyerah tidak mau, akhirnya granat meledak dan dia tewas," ungkap wartawan Kompas, Muhammad Hilmi Faiq, yang berada di lokasi kontak senjata.

"Badannya hancur sebagian. Sekarang sudah diangkat badannya. Yang satu pun tewas, sudah mulai ditandu," kata Faiq.

Faiq pun mengungkapkan, puluhan anggota Polri saat ini terus melakukan penyerangan ke arah sungai. Selain itu, aparat pun sibuk mengusir warga yang menjadikan ajang baku tembak ini sebagai tontonan. "Ada perumahan warga di sekitar sini. Jarak dengan lokasi tembak-menembak antara 50 dan 100 meter saja. Demi keamanan mereka, warga disuruh mundur," kata Faiq lagi.

Sementara itu, wartawan Kompas, Andreas Maryoto, yang juga berada di lokasi mengungkapkan, ada penambahan pasukan dalam penyergapan tersebut. Warga yang semula diminta mundur malah semakin maju. "Jumlahnya ada ratusan. Kontak senjata terus terjadi," kata Maryoto.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau