Pan dan demokrat

Jangan Desak Presiden!

Kompas.com - 04/10/2010, 16:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dua fraksi partai politik pendukung pemerintah, Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat, meminta agar partai politik tak menekan atau mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar segera mengirimkan nama calon Kapolri.

Ketua Fraksi PAN Tjatur Sapto Edy mengatakan, Presiden masih punya cukup waktu untuk menimbang dengan matang calon yang akan diajukannya.

"Presiden jangan didesak-desak, waktunya masih ada. Memilih Kapolri tidak seperti memilih ketua RT (rukun tetangga)," ujar Tjatur dalam jumpa pers di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (4/10/2010).

Proses yang berjalan, menurut dia, masih dalam batas waktu wajar. Tjatur, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR, mengungkapkan, komisi menargetkan dalam pekan ketiga Oktober sudah didapatkan hasil siapa Kapolri baru.

"Fraksi PAN akan berjuang agar calon yang diusulkan Presiden diterima," ujarnya.

Sekretaris Fraksi PAN Saan Mustopa juga mengingatkan hal yang sama. Pengajuan siapa yang akan dipilih sebagai Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden.

"Partai kami imbau agar tidak mendorong, apalagi memaksa," kata Saan.

Posisi DPR, diingatkan Saan, hanya memberikan persetujuan atas calon yang diajukan Presiden. "Masih cukup waktu untuk diproses di DPR. Partai bukan dalam kondisi mencalonkan, apalagi mengajukan nama sebagai Kapolri," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau