JAKARTA, KOMPAS.com - Puslabfor Polri menemukan kesamaan senjata yang ditemukan dari salah seorang pelaku baku tembak Serdang Bedagai dengan yang dipakai untuk merampok Bank CIMB Niaga, Medan. Hal ini disampaikan Wakadiv Humas Polri, Brigjen Ketut Untung Yoga Ana siang ini di Mabes Polri, Jakarta Selatan (5/10/2010).
"Hasil pemeriksaan balistik puslabfor diindikasikan senjata M16 yang ditemukan dari Taufik telah ditembakkan untuk penyerangan Polsek Hamparan Perak dan perampokan Bank CIMB," jelasnya.
Yoga juga menegaskan bahwa peluru yang ditembakkan di Polsek Hamparan perak terdapat kesamaan dengan peluru di Bank CIMB Niaga. "Dilakukan dengan pencocokan dari peluru yang bersarang di anggota Polisi Hamparan Perak sama dengan peluru yang bersarang di Brimob yang jaga di CIMB Medan. Ada 14 tembakan yang identik," ujarnya.
Hal ini menguatkan indikasi adanya hubungan langsung antara kejadian-kejadian yang berlangsung di Sumatera Utara dalam kurun waktu satu bulan terakhir. "Memang ada hubungan secara langsung antara CIMB dan Polsek Hamparan Perak," ungkap Yoga.
Menurut Yoga, temuan tersebut menyimpulkan bahwa kelompok ini memang terorisme. "Semua bermotif terorisme karena cocok dengan temuan Aceh," jelasnya.
Saat ini, Polda Sumatera Utara telah mengamankan barang bukti dari tersangka berupa satu pucuk senjata laras panjang M16, satu pucuk AK47, satu pucuk pistol, amunisi dengan kaliber 7,62, 5,65, 45 dan 38.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang