Terorisme dan perampokan

Peluru CIMB dan Hamparan Perak Sama

Kompas.com - 05/10/2010, 15:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Puslabfor Polri menemukan kesamaan senjata yang ditemukan dari salah seorang pelaku baku tembak Serdang Bedagai dengan yang dipakai untuk merampok Bank CIMB Niaga, Medan. Hal ini disampaikan Wakadiv Humas Polri, Brigjen Ketut Untung Yoga Ana siang ini di Mabes Polri, Jakarta Selatan (5/10/2010).

"Hasil pemeriksaan balistik puslabfor diindikasikan senjata M16 yang ditemukan dari Taufik telah ditembakkan untuk penyerangan Polsek Hamparan Perak dan perampokan Bank CIMB," jelasnya.

Yoga juga menegaskan bahwa peluru yang ditembakkan di Polsek Hamparan perak terdapat kesamaan dengan peluru di Bank CIMB Niaga. "Dilakukan dengan pencocokan dari peluru yang bersarang di anggota Polisi Hamparan Perak sama dengan peluru yang bersarang di Brimob yang jaga di CIMB Medan. Ada 14 tembakan yang identik," ujarnya.

Hal ini menguatkan indikasi adanya hubungan langsung antara kejadian-kejadian yang berlangsung di Sumatera Utara dalam kurun waktu satu bulan terakhir. "Memang ada hubungan secara langsung antara CIMB dan Polsek Hamparan Perak," ungkap Yoga.

Menurut Yoga, temuan tersebut menyimpulkan bahwa kelompok ini memang terorisme. "Semua bermotif terorisme karena cocok dengan temuan Aceh," jelasnya.

Saat ini, Polda Sumatera Utara telah mengamankan barang bukti dari tersangka berupa satu pucuk senjata laras panjang M16, satu pucuk AK47, satu pucuk pistol, amunisi dengan kaliber 7,62, 5,65, 45 dan 38.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau