Arab saudi

Al Qaida Ancam Bunuh Keluarga Kerajaan

Kompas.com - 06/10/2010, 04:12 WIB

DUBAI, KOMPAS.com - Gerilyawan Al Qaida mengancam untuk menyerang anggota keluarga kerajaan Arab Saudi dalam pesan video yang disiarkan di Internet, Selasa (5/10/2010).

Serangan itu disebutkan dalam rangka memperingati pemboman 2009 yang ditargetkan terhadap menteri dalam negeri kerajaan itu.

"Kami katakan kepada orang-orang kejam itu bahwa kami dapat menangkap Anda di kantor Anda, kami bisa mengambil Anda di tempat tidur Anda," kata Qassem al-Rimi, komandan Al Qaida di Semenanjung Arab, gabungan jaringan gerilyawan Yaman dan Arab Saudi.

"Saya nasehati Anda untuk memeriksa sebelum tidur bahwa tidak ada pembom bunuh diri atau bom di kamar," ujar Rimi.

Seorang pembom bunuh diri Al Qaida telah menyerang Kepala Badan Anti-Terorisme Arab Saudi, Wakil Menteri dalam Negeri Pangeran Mohammed bin Nayef bin Abdul Aziz, pada 27 Agustus tahun lalu ketika ia menerima beberapa warga.

"Anda telah menyerang rumah kami dan menghancurkan rumah kami, jadi kami serang dan hancurkan tempat Anda juga," kata wakil komandan jaringan Al Qaida Yaman-Saudi itu, Said ash-Shihri, dalam pesan video yang disiarkan di Internet tersebut.

Al Qaida juga mengatakan, mereka nyaris mengenai Menteri Dalam Negeri Pangeran Nayef bin Abdul Aziz dalam serangan lainnya tahun lalu ketika akan terbang ke ibu kota Yaman, Sana`a, untuk suatu kunjungan.

Kelompok itu mengaku mereka telah berupaya untuk menyerang delegasi Saudi yang sedang berkunjung itu dengan rudal permukaan dan juga merencanakan untuk menggranat upacara penyambutan di bandara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau