KEDIRI, KOMPAS.com- Sedikitnya 768 rumah tidak layak huni di Kota Kediri, Jawa Timur, belum bisa diperbaiki karena terbatasnya anggaran pemerintah daerah. Ratusan rumah yang tersebar di tiga kecamatan itu ditargetkan selesai direhab pada tahun 2014. Itupun dengan menghimpun bantuan dari sejumlah perusahaan.
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja Kota Kediri Haris Candra Purnama mengatakan, tahun 2010 pemerintah daerah hanya mampu memerbaiki 50 rumah tidak layak huni. Total dengan anggaran tahun sebelumnya, baru sekitar 100 rumah dari 868 rumah tidak layak huni yang diperbaiki.
"Pada tahun 2011 kami sudah mengalokasikan anggaran Rp 2 miliar dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Dana itu diharapkan bisa memperbaiki sedikitnya 200 rumah tidak layak huni yang ada di Kota Kediri," ujarnya, Rabu (6/10/2010).
Haris mengatakan, Dinas Sosial Tenaga Kerja Kota Kediri memiliki program Rehabilitasi Sosial Daerah Kumuh. Program ini sebenarnya bertujuan untuk memperbaiki kawasan kumuh di Kota Kediri. Namun untuk saat ini pihaknya masih fokus pada perbaikan rumah tidak layak huni karena jumlahnya cukup banyak.
Untuk program rehabilitasi rumah tidak layak huni ini, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 10 juta per rumah. Dana ini sifatnya hanya stimulus, dengan harapan pemilik rumah dan masyarakat sekitar akan bergotong royong.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang