JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menegur pihak penyelenggara Java Rockin'land 2010 yang menempatkan mobil penjualan tiket konser rock itu ke beberapa kampus dan sekolah.
Mereka menerapkan harga tiket khusus bagi pelajar sejak Agustus 2010 lalu. Langkah jemput bola dan pemberian harga spesial tersebut dinilai menunjukkan bahwa remaja ingin dihadirkan dalam konser musik yang disponsori oleh industri rokok itu.
Hal itu disampaikan Komnas dalam siaran persnya, Rabu (6/10/2010). Java Rockin'land akan digelar mulai Jumat (8/10/2010) selama tiga hari di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta.
Ketua Umum Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, menilai, Java Festival Production berusaha menggiring anak dan remaja untuk menjadi perokok pemula.
"Kehadiran para remaja pada konser tersebut berperan signifikan pada inisiasi merokok pada remaja agar keberlangsungan bisnis industri rokok tetap terjamin," kata dia.
Berdasarkan studi penelitian Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Prof DR Hamka Jakarta (2008), ditunjukkan 81 persen remaja pernah mengikuti kegiatan yang disponsori oleh industri rokok.
Penelitian itu juga membuktikan bahwa iklan, promosi dan kegiatan yang disponsori oleh industri rokok terbukti merangsang aspek kognitif remaja untuk merokok.
Selain itu juga mendorong perokok remaja untuk terus merokok dan mendorong perokok remaja yang telah berhenti merokok kembali merokok.
Komnas PA sudah mendesak Java Festival Production agar menarik sponsor rokok dari konser musik rock terbesar di Asia Tenggara itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang