Tabarez Berharap Indonesia Kecap Piala Dunia

Kompas.com - 07/10/2010, 23:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih Uruguay, Oscar Tabarez, menilai Indonesia memiliki banyak pemain yang bertalenta. Karena itu, Tabarez mengaku berharap agar pasukan "Merah Putih" bisa tampil di putaran final Piala Dunia suatu pada saat nanti.

"Saya berharap Indonesia bisa masuk putaran final Piala Dunia," kata Tabarez seusai memimpin sesi latihan di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (7/10/2010).

Tabarez memang cukup mengenal beberapa pemain "Merah Putih" yang sedang menimba ilmu di Uruguay. "Saya mengenal beberapa pemain dan pelatih yang berlaga di Uruguay. Mereka cukup bagus. Saya yakin Indonesia bisa mencapai putaran final," ujarnya.

Bahkan, saking terkesannya, Tabarez tak memungkiri untuk melatih tim nasional "Merah Putih" suatu saat nanti. "Saat ini, saya masih terikat kontrak dengan Uruguay. Saya tidak menampik kemungkinan menjadi Pelatih Indonesia," kata mantan pelatih AC Milan itu.

Sementara itu, pertandingan nanti bukan yang pertama bagi kedua tim. Indonesia pernah menorehkan prestasi gemilang ketika bersua Uruguay.

Pada 19 April 1974, Indonesia pernah menekuk Uruguay 2-1. Kemenangan tersebut dipersembahkan oleh Andjas Asmara dan Waskito yang berhasil membobol gawang "La Celeste". Tak terima dengan kekakalahan itu, Uruguay kembali menantang Indonesia. Sayang, tim "Garuda" harus menelan kekalahan cukup tipis 2-3.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau