Pria Memang Berkeringat Lebih Banyak

Kompas.com - 08/10/2010, 10:07 WIB

KOMPAS.com — Pria ternyata memang lebih mudah mandi keringat. Bukan hanya karena secara fisik mereka lebih aktif, tetapi juga suhu tubuh kaum pria lebih cepat naik dibanding dengan wanita, terutama ketika melakukan kegiatan fisik yang cukup berat.

Pada dasarnya pengeluaran cairan tubuh berupa keringat merupakan mekanisme untuk menyeimbangkan temperatur tubuh. Misalnya, pada saat suhu di dalam tubuh panas, maka perlu dikeluarkan cairan lewat kulit agar suhu di dalam tubuh bisa diturunkan sehingga kita merasa nyaman.

Para ahli selama ini percaya, pria berkeringat lebih banyak karena tubuh mereka berevolusi mengikuti aktivitas fisik pria yang lebih berat, mulai dari berburu hingga melakukan kegiatan pertukangan. Sebaliknya, kegiatan fisik wanita lebih ringan dan tubuh mereka juga lebih kecil sehingga air yang disimpan tubuh lebih sedikit. Jadi jika terjadi penguapan cairan lewat keringat secara berlebihan, mereka bisa mengalami dehidrasi.

Para ilmuwan dari Jepang menemukan bahwa orang yang lebih aktif berkeringat lebih banyak, apa pun jenis kelaminnya. Orang yang melakukan kegiatan olahraga akan mengeluarkan 60 persen cairan tubuhnya dibanding seseorang yang tidak aktif. Karena itu, orang yang aktif berolahraga kemampuan tubuhnya untuk beradaptasi pada suhu lingkungan lebih baik.

"Kaum perempuan secara umum memiliki cairan tubuh lebih sedikit dibanding pria sehingga mereka lebih gampang dehidrasi. Mereka juga lebih mudah terkena serangan panas karena tubuh mereka tidak terlalu bagus menurunkan temperatur dalam tubuh," kata Yoshimitsu Inoue, peneliti dari Universitas Osaka dan Kobe.

Sedikitnya, jumlah keringat yang dihasilkan tubuh perempuan merupakan strategi untuk bertahan di lingkungan panas, sedangkan keringat yang deras pada laki-laki bisa jadi adalah strategi untuk melakukan aktivitas fisik lebih berat. "Kemampuan adaptasi pada suhu panas akan lebih baik jika pria atau wanita melakukan olahraga," kata Inoue.

Setiap harinya, rata-rata kita berkeringat 1-1,5 liter, bergantung pada jenis kelamin, suhu udara dan berat ringannya aktivitas. Pemain sepak bola kehilangan dua liter keringat saat bertanding dan pelari maraton berkeringat sampai tiga liter dalam satu jam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau