Rossi Tidak Mau Rugi

Kompas.com - 08/10/2010, 12:29 WIB

SEPANG, Kompas.com - Pebalap tujuh kali juara dunia Valentino Rossi Kamis mengatakan ia berharap dapat tampil dalam sisa tiga perlombaan MotoGP musim ini setelah GP Malaysia, kendati ia mengalami cedera di bahunya.      Rossi mengalami cedera bahu dalam kecelakaan motokros April. Ia juga mengalami patah kaki Juni.  "Saya akan pergi ke Australia. Bila saya tidak merasakan nyeri  (baru) saya akan mengyelesaikan semua balapan musim ini," kata pebalap berusia 31 tahun itu kepada wartawan. 

Ia mengungkapkan hal itu menjelang lomba Malaysia GP, sehingga menghapus spekulasi yang menyebutkan ia akan absen pada sisa tiga perlombaab musim ini, setelah Malaysia. 

Pebalap Yamaha itu, yang menempati urutan kelima klasemen sementara, diharapkan akan memperagakan kelihaiannya di sirkuit favoritnya di Sepang.      Pada perlombaan di Motegi, Rossi kembali naik podium setelah berjuang keras mengimbangi rekan setimnya Jorge Lorenzo pada putaran terakhir lomba itu.  "Saya suka bersaing ketat pada putaran terakhir," kata Rossi dengan menambahkan, "Saya tidak sabar menunggu besok saat latihan bebas pertama."      "Lintasan di Sepang amat cepat. Saya sudah memenangi beberapa lomba di situ," katanya. 

Rossi memiliki rekor menakjubkan di Malaysia. Tahun lalu ia memastikan meraih gelar juara dunia setelah berada di urutan ketiga di Sepang, ketika ia melaju dari posisi pole pertama.  Latihan bebas pertama dadakan Jumat dan perlombaan dilangsungkan Minggu. 

Setelah di Malaysia, para pebalap akan berangkat menuju Australia Grand Prix di Phillip Island pada 17 Oktober, kemudian beralih ke   Estoril pada 31 Oktober dan berakhir di Valencia pada 7 November. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau