Nadine Alexandra, Putri Indonesia 2010

Kompas.com - 09/10/2010, 03:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo boleh bangga, Jumat (8/10/2010) malam ini. Pasalnya, wakil asal ibu kota, Nadine Alexandra Dewi Ames berhasil menyabet mahkota Putri Indonesia 2010.

Jabatan ini berhasil diraih Nadine setelah menyisihkan 38 finalis lainnya di malam Grand Final Pemilihan Putri yang digelar di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jumat malam.

Memasuki babak tiga besar, Nadine Mengungguli dua pesainganya, yakni dr Reisa Kartikasari dari Yogyakarta dan Alessandra Khadijah Usman dari Gorontalo.

Saat pengumuman pemenang oleh dewan juri, perempuan kelahiran Inggris, 23 Mei 1991 itu tampak kaget. Dengan ekspresi tak percaya bercampur bangga, ia menerima mahkota yang dipasangkan oleh Putri Indonesia 2009 Qory Sandioriva.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Putri Indonesia 2010 berkesempatan untuk membawa nama Indonesia ke Miss Universe Pageant 2011, ajang kecantikan berskala internasional yang menduduki peringkat pertama untuk event sejenis.

Sementara itu, posisi Runner Up I ditempati oleh Reisa dari Yogyakarta. Reisa juga secara langsung mendapat gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2010 dan nantinya akan dikirim ke ajang Miss International Pageant 2010.

Sebagai Runner Up II sekaligus Puteri Indonesia Pariwisata 2010 adalah wakil dari Gorontalo, Alessandra.

Adapun daftar pemenang lainnya sebagai berikut;

  • Puteri Indonesia Persahabatan: Oifance Elmerilia Falentin Imbiri (Papua)
  • Puteri Indonesia Berbakat: Aelyn Halim (Kalimantan Tengah)
  • Puteri Indonesia Favorit: Aelyn Halim (Kalimantan Tengah)

Puteri Indonesia Intellegensia:

  1. Inda Endaliani (DKI 6)
  2. Gloria Daniela (Kepulauan Riau)
  3. Freska Gousario (Nusa Tengara Timur)

Puteri Indonesia Kepulauan:

  • Sumatera: Cut Nabila (Sumatera Utara)
  • Jawa: Betha Landes Kemala Sari (Jawa Timur)
  • Bali NTT NTB: Ida Ayu Dwita Sukma Ari Pramana (Bali)
  • Kalimantan: Wenty Widiyar Pratami (Kalimantan Selatan)
  • Sulawesi: Winanda (Sulawesi Selatan)
  • Indonesia Timur: Syahadina Robo (Maluku Utara).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau