Akibat cuaca ekstrem

Lurah Bogor Diinstruksikan Siaga Bencana

Kompas.com - 09/10/2010, 08:09 WIB

BOGOR, KOMPAS.com - Camat Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Firdaus menginstruksikan setiap lurah di wilayahnya untuk meningkatkan kesiagan bencana.

Imbauan itu disampaikannya seiring pemberitaan Cuaca Ekstrim yang diprediksikan akan terjadi sampai akhir tahun ini.

"Mengingat Kecamatan Bogor Selatan salah satu daerah rawan bencana, kami sudah menginstruksi setiap lurah untuk meningkatkan kewaspadaan," katanya, Sabtu (9/10/2010).

Camat itu menyebutkan ada 11 kelurahan di bawah pimpinannya, setiap lurah telah diberikan surat peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam yang terjadi saat hujan turun.

Dikatakannya, karena Bogor adalah kota hujan, kewaspadaan tersebut telah jauh-jauh hari diinstruksikan kepada seluruh perangkat daerahnya untuk mengantisipasi bencana alam yang mungkin terjadi.

Apalagi, kata dia, kebanyakan penduduk di wilayahnya tinggal di pinggiran sungai. Kondisi tersebut menyebabkan Kecamatan Bogor Tengah menjadi rawan bencana.

"Khususnya Kelurahan Paledang, masuk fokus utama perhatian kami. Karena setiap musim penghujan daerah ini rawan longsor," katanya.

Selama kurun waktu dua bulan, longsor sudah tiga kali terjadi di Kecamatan Bogor Tengah, salah satu longsor yang terjadi pada pertengahan Ramadhan menyebabkan tiga orang tewas akibat tertimbun tanah.

Firdaus menyatakan, selain meningkatkan kewaspadaan di tinggkat kelurahan, upaya penanggulangan bencana yang dilakukan adalah koordinasi dengan masyarakat dan petugas penanggulangan bencana yakni Pemadam Kebakaran dan Tagana.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga telah mengistruksikan setiap RT dan RW untuk mengamati penduduk masing-masing.

"Bila ada warga yang tinggal di lokasi yang kira-kira akan mengalami bencana, mereka harus dievakuasi, agar tidak ada korban jiwa," ucapnya.

Tekait peristiwa longsor di Jalan Kebon Manggis RT 03 RW 04 Kelurahan Paledang pada Jumat (8/10/2010), yang menyebabkan jalan warga terputus, Firdaus mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Wali Kota Bogor dan Dinas Cipta Karya Tata Ruang.

"Jalan ini memang sedang dalam perbaikan, peristiwa ini sudah kita laporkan, perbaikan akan secepatnya dilakukan," katanya.

Firdaus juga menghimbau warganya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana yang mungkin terjadi, agar tidak terjadi korban jiwa saat bencana alam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau