Pernikahan Indra Bekti Masuk "Indonesia Book of Records"

Kompas.com - 10/10/2010, 20:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pernikahan presenter Indra Bekti dengan Adilla Jelita, yang dilakukan pada tanggal 10-10-2010, ikut dicatat oleh Indonesia Book of Records atau IBOR. Pernikahan keduanya dianggap sebagai pernikahan unik di mana semua memiliki angka serba sepuluh.

Tengok saja, acara ini digelar pada tanggal 10, bulan 10, dan tahun 2010. Untuk ijab kabul digelar pukul 10 kurang 10 atau 09.50, dengan mas kawin 10 dinar. Tak hanya itu, acara resepsi pernikahan yang digelar di gedung Sampoerna Strategic, Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu malam  juga dipandu oleh sepuluh preseter yang semuanya adalah selebritis, yakni Indy Barens, Iwed Ramadan, Irgi Fahrezi, Fitri Tropica, Ruben Onsu, Cici Panda, Irfan Hakim, Nirina, Nycta Gina alias Jeng Kelin, dan Sentot Gempurdijaya alias Papham.

"Kita masuk Indonesia Book of records, karena ini merupakan pernikahan yang cukup unik, tanggal 10-10-10, MC sepuluh, kita diiringi Harley Davidson sepuluh, pengiring pengantin sepuluh pasang, yang paling penting itu sepuluh MC-nya di pernikahan, itu yang paling unik," jelas Indra, sebelum acara resepsi pernikahannya.

Penghargaan ini diberikan sesaat sebelum acara resepsi pernikahan digelar. Rekor unik ini diberikan langsung oleh Paul Wienarto selaku Presiden IBOR. "Malam ini kita memberikan rekor kapada yang pertama kali di Indonesia, tanggal 10 bulan 10 tahun 2010, jam 10.00, mas kawin 10 Dinar, MC sepuluh. Dan kita memberikan penghargaan untuk Even yang pertama di Indonesia," papar Paul.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau