Wisata

Turis Asing Kagumi Keindahan Pulau Belitong

Kompas.com - 12/10/2010, 03:20 WIB

Tanjung Pandan, Kompas - Sekitar 87 wisatawan asing peserta Sail Indonesia yang menggunakan 42 perahu layar bertiang tinggi, sejak Minggu (10/10), menyinggahi Pulau Belitong, Provinsi Bangka Belitung. Mereka berada di pulau itu hingga Jumat (15/10) untuk mengunjungi sejumlah obyek wisata sebelum melanjutkan perjalanan ke Singapura.

”Kami sudah mendapat banyak informasi tentang keindahan panorama Pulau Belitong. Karena itu, kami sengaja menyisihkan waktu enam hari untuk berada di pulau ini. Kami ingin mengunjungi beberapa lokasi yang menarik,” kata Nancy, asal Amerika Serikat, Senin kemarin di Pantai Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung.

Nancy bersama suaminya, Chris, memulai petualangan dengan perahu layar tiang tinggi dari Darwin, Australia, pertengahan Juli 2010. Dari sana, mereka menyinggahi Kupang, Alor, Komodo, Wakatobi, Bali, Karimun Jawa, dan kini Belitong.

”Saya dan Chris baru pertama kali mengunjungi Indonesia. Panorama Indonesia sangat indah dan masyarakatnya pun ramah. Kami akan sebarkan informasi ini kepada kenalan, sahabat, dan masyarakat dunia agar mereka meluangkan waktu mengunjungi Indonesia, termasuk Pulau Belitong,” ujar Nancy.

Pendapat serupa diucapkan Andy, wisatawan asal Inggris. ”Saya tak pernah menyangka Belitong begini indah. Formasi batu granit berukuran besar di pesisir dilengkapi dengan pasir putih yang luas membuat saya terkagum-kagum,” kata Andi.

Menurut Bupati Belitung Darmansyah Husein, selama empat tahun sejak tahun 2007, Belitong menjadi tempat persinggahan terakhir para peserta Sail Indonesia.

Bupati Belitung Timur Basuri Purnama, yang Senin siang menerima para peserta Sail Indonesia di rumah dinas, mengharapkan peserta mempromosikan keindahan Belitong di dunia internasional. (JAN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau