Mutilasi

Potongan Kepala Itu Korban Penganiayaan

Kompas.com - 13/10/2010, 09:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Potongan kepala yang ditemukan petugas pintu air Kali Baru, RT 6 RW 1 Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (13/10/2010), diduga sebagai korban penganiayaan. Potongan kepala manusia itu berada di tempat penampungan sampah hasil penyaringan di pintu air.

"Tadi pagi pukul 06.30, dua petugas pintu air menemukan organ tubuh manusia. Jenis kelamin korban belum diketahui, sementara ini masih diidentifikasi. Diduga akibat kekerasan," ujar Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Saidal kepada Kompas.com.

Menurut Jay, salah seorang saksi, potongan kepala itu ditemukan petugas bernama Nafidz saat sedang mengeruk sampah dari kali. Sehabis menaruh timbunan sampah ke penampungan sampah, tampak kepala di dalam sampah-sampah itu. "Waktu itu petugasnya baru sekali mengeruk, tahu-tahu ada kepala. Kami tadinya menduga itu kepala boneka, tetapi setelah melihat kupingnya, itu kayak manusia. Segera saya lapor ke Polsek Kramat Jati," ujarnya.

Potongan kepala itu memiliki ciri-ciri berambut cepak dan ada dua bekas luka sabetan pada pipi kiri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau