KTM 125 Duke Hasil Kolaborasi India dan Austria

Kompas.com - 13/10/2010, 11:29 WIB

COLOGNE, KOMPAS.com — Pada ajang pameran Cologne, Jerman, kolaborasi Bajaj dan KTM menampilkan street bike KTM 125 Duke yang mulai dipasarkan musim semi tahun depan. Produsen asal Austria itu memastikan kalau sepeda motor model telanjang itu mulai diproduksi akhir tahun ini.

KTM 125 Duke sempat ditampilkan pada awal September lalu. Hanya, ketika itu, tampilan sepeda motornya belum komplet.

Dengan Duke ini, KTM membidik konsumen entry-level di bawah "sang kakak" 690 Duke yang sudah lama dipasarkan. Bentuknya cukup kompak dengan bobot hanya 128 kg. Ia memiliki kapasitas tanki 11 liter dan ketinggian jok 81 cm dari permukaan tanah.

Jantung pacunya berkapasitas 125 cc injeksi berpendingin cairan dengan tenaga 15 PS pada putaran 10.500 rpm dan torsi 12 Nm pada 8.000 rpm. Gigi persneling 6 tingkatan percepatan dan seluruh tenaga disalurkan melalui rantai ke roda belakang.

Soal kenyamanan berkendara, terutama dalam mendapatkan kestabilan yang baik, KTM memakai garpu depan dengan ukuran cukup lebar 43 mm. Untuk sistem pengereman, cakram tunggal, baik depan maupun belakang, dari Brembo.

KTM 125 Duke akan dipasarkan di beberapa kawasan di dunia, termasuk Eropa, Amerika Latin, Afrika, dan terakhir Asia Tenggara. Apakah juga termasuk Indonesia?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau