Calon kapolri

Timur Pradopo Dapat Restu DPR?

Kompas.com - 13/10/2010, 20:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Berbekal kesepakatan yang sudah dilakukan di Sekretariat Gabungan (Setgab), hampir dipastikan Komjen Pol Timur Pradopo mendapat restu dari DPR, dalam hal ini oleh Komisi II DPR yang melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai Kapolri. Kepastian ini diungkapkan oleh Ketua Fraksi PKB, Marwan Ja'far di DPR, Rabu (13/10/2010).

"Partai-partai pendukung pemerintah mengedepankan soliditas, mendukung calon kapolri yang diajukan presiden ke DPR.  Dan di Setgab, memang harus mengamankan setiap keputusan presiden. Termasuk dari Golkar, sudah tidak ada soal lagi. Bismillah, Pak Timur Pradopo jadi Kapolri," kata Marwan.

Partai-partai koalisi di Setgab, tak mempersoalkan alasan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akhirnya mengajukan nama Timur Pradopo sebagai kapolri ke DPR. Bagi partai pendukung, sambung Marwan, Presiden SBY sudah pasti mempertimbangkan banyak hal sehingga Timur Pradopo layak diusulkan.

"Kami juga sudah menelusuri secara internal, Pak Timur tak masuk dalam pewira Polisi yang memiliki rekening gendut yang pernah diungkap media beberapa waktu lalu. Kami, di Setgab menganggap Pak Timur adalah yang terbaik dari yang ada," kata Marwan.

"Di luar Setgab, sepertinya PDI Perjuangan dan partai-partai lain hampir pasti memberikan dukungan. Pengalaman sebagai Kapolda Metro Jaya, juga pernah menjadi Kapolda Jabar, menjadi poin penting bagi Timur Pradopo," kata Marwan lagi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau