Kisruh indomie

RI Minta Taiwan Klarifikasi Indomie

Kompas.com - 13/10/2010, 20:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan, Indonesia meminta Taiwan segera mengklarifikasi bahwa produk mi instan Indomie aman dikonsumsi.

Seusai menghadiri pembukaan Trade Indonesia Expo (TIE) oleh Wakil Presiden Boediono di Jakarta, Rabu (13/10/2010), Mari Elka Pangestu menegaskan, semua produk mi instan Indomie, baik untuk pasar domestik maupun mancanegara termasuk Taiwan, aman untuk dikonsumsi.

"Intinya kalau mengenai Indomie, kami ingin sekali lagi menjelaskan bahwa untuk dalam negeri maupun luar negeri, produk Indomie itu aman," kata Mari.

Dia mengatakan, Taiwan dan Indonesia mempunyai standar berbeda dalam urusan pangan, terutama mi dan kecap. "Kedua standar tersebut sama-sama diakui secara internasional. Hal itu berarti Indomie yang dipasarkan ke Taiwan aman untuk dikonsumsi masyarakat di sana," kata Mari menegaskan.

Ia menambahkan, Indomie yang ditarik dari supermarket oleh BPOM Taiwan ternyata bukan produk yang dipasarkan untuk negara tersebut. "Memang ada yang ditemukan yang ternyata produk Indomie yang sebetulnya tidak ditujukan untuk pasar Taiwan. Jadi itu sebetulnya yang terjadi," tutur Mari.

Terkait itu, ia mengatakan, dirinya telah berkomunikasi dengan BPOM Taiwan dan meminta pihak Taiwan untuk segera mengklarifikasi yang sebenarnya terjadi. "Yang ingin dihindari adalah persepsi bahwa produk Indomie itu tidak aman dikonsumsi oleh konsumen, padahal itu tidak benar. Jadi kita minta klarifikasi, minta Badan POM dari Taiwan untuk mengeluarkan klarifikasi mengenai hal ini," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau