JEPARA, KOMPAS - Perajin monel di Desa Bakalan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, kebanjiran pesanan gelang untuk jemaah haji. Pendapatan mereka pun meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan hari-hari biasa.
David (24), perajin monel Desa Bakalan, Rabu (13/10) di Jepara, mengaku penghasilannya belakangan ini Rp 500.000-Rp 600.000 per minggu. Pada hari-hari biasa hanya Rp 300.000 per minggu. ”Itu pun kalau ramai dan tergantung dari pesanan. Pesanan gelang haji kali ini menjadi berkah tersendiri. Tidak setiap tahun bisa seperti ini karena tahun kemarin yang mendapat pesanan hanya segelintir perajin,” kata David.
Manajer pembuatan gelang haji UD Pandu Monel, Subandi, mengaku menerima pesanan 224.500 gelang. Pesanan itu untuk 14 embarkasi, antara lain Jakarta, Solo (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur), Aceh (Nanggroe Aceh Darussalam), Palembang (Sumatera Selatan), dan Medan (Sumatera Utara).
Pesanan itu mampu menyerap 150 perajin monel di bidang cetak, pemotongan, sablon, pewarnaan, dan finishing (pengerjaan akhir). ”Pesanan itu juga memberikan tambahan penghasilan bagi 90 perajin monel bidang cetak nama yang saat ini telah disebar ke 14 embarkasi,” papar Subandi.
Pendapatan tenaga harian bertambah Rp 25.000-Rp 60.000 per hari. ”Sedangkan tenaga borongan mendapat tambahan penghasilan Rp 30.000-Rp 150.000 per hari,” kata Subandi, yang juga menjabat sebagai perangkat Desa Bakalan.
Ia menambahkan, peredaran uang di desanya meningkat dari Rp 3 juta per minggu menjadi Rp 50 juta per minggu. Perputaran uang itu diperkirakan berlangsung selama 5-6 minggu.
Kepala Subbagian Perencanaan dan Evaluasi Dinas Koperasi, UMKM, dan Pasar Kabupaten Jepara Wahyu Tri Bawana mengemukakan, pesanan gelang haji tersebut sifatnya memang setahun sekali. Namun, hal itu cukup mengangkat citra monel Jepara dan perekonomian perajin monel. (HEN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang