WASIOR, KOMPAS.com - Para relawan dan petugas berbagai bidang sebagian mulai meninggalkan Pos Komando Bencana Alam Wasior, Papua Barat, Kamis (14/10/2010). Sebagian petugas dan relawan yang masih tinggal mulai jenuh setelah 10 hari berada di lokasi bencana.
Mereka yang pulang antara lain petugas kesehatan dan penyelamatan. Mereka mempercayakan penanganan lanjutan pada rekan-rekan yang masih ada di lapangan.
Sementara itu, relawan dan petugas mengaku mulai merasakan jenuh dan capai. Alasannya, sehari setelah kejadian hingga Kamis ini, mereka terus berjaga dan melakukan kegiatan tanggap darurat.
Hal itu, ditambah mulai berkurangnya kegiatan dan aktivitas pencarian korban. "Sebagian besar korban yang hilang sepertinya sudah tertimbun tanah yang dalam sehingga sulit ditemukan," katanya.
Meski demikian, mereka mengatakan selalu siap membantu bila dibutuhkan untuk membantu penanganan lanjutan banjir bandang. Mereka tampaknya harus bekerja lebih keras karena masa tanggap darurat bencana lam ternyata ditambah atas usulan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi dua minggu lagi setelah proses pertama yang harusnya selesai pada 18 Oktober 2010.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang