93 Kartunis Ikut Lomba NDF 2010

Kompas.com - 14/10/2010, 23:04 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com--Sebanyak 93 kartunis dari berbagai kota di Indonesia ikut dalam lomba karikatur serangkaian kegiatan "Nusa Dua Fiesta" (NDF) yang digelar pada 15-19 Oktober 2010.

Seorang juri lomba kartun itu, Jango Pramartha di Nusa Dua, Bali, Kamis, mengatakan, lomba karikatur yang bertema "Wajah Tokoh Green Tourism" tersebut menjadi ajang menarik bagi dunia kartunis di Tanah Air.

Ia mengatakan, dari 123 karya yang telah dinilai, akhirnya tim dewan juri memilih karikatur wajah Joop Ave menjadi juara I, karya  Angga Ari Agustia asal Kota Semarang.

Sementara juara II wajah Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, karya kartunis M. Syaifoddin Ifoed (Jakarta) dan juara III wajah mantan Menbudpar I Gede Ardika, karya Made Ardiana (Bali) serta karikatur favorit dipilih wajah Menpora Andi Malaranggeng, karya Ceceriberu (Bali).

Keempat tokoh tersebut menjadi ikon bagi para kartunis, terbukti lomba karikatur "wajah tokoh green tourism" menempatkan tokoh itu sebagai sasaran imajinasi para kartunis.

"Cukup unik, dimana wajah tokoh-tokoh penting pada dunia pariwisata Indonesia telah mendominasi pemikiran untuk menggaungkan ’green tourism’ beberapa dekade terakhir," katanya.

Jango Pramartha menyatakan, acara lomba ini mendapat perhatian besar oleh masyarakat.

Wajah-wajah tokoh tersebut, antara lain Joop Ave, Jero Wacik, Gede Ardika, Erata, I Bagus Ngurah Wijaya, Ramantra, Rahyuda, Thamrin, Made Mandra, Solichin, IGK Purnaya, Adijaya, Therry Gasnier, Andi Malaranggeng dan Mustafa Abubakar," ucapnya.

Ia menyebutkan, dari sekian tokoh yang dianggap menjadi tokoh "greem tourism" dan paling banyak mendapat apresiasi dari kartunis adalah wajah Jero Wacik, Joop Ave, Gede Ardika dan Andi Malaranggeng.

Mengapa tokoh-tokoh ini dianggap sebagai tokoh-tokoh "green tourism" ? Jango Pramartha yang juga penekun kartunis Bali ini mengatakan, karena mereka sangat konsen dengan pariwisata lingkungan hijau.

"Penilaian sangat obyektif dan tokoh ini memang kenyataannya benar-benar peduli dengan pariwisata hijau. Selain itu kartun tersebut mampu menghibur masyarakat," katanya.

Sementara itu, Ketua umum Panitia NDF 2010, I Gusti Ketut Purnaya mengatakan, lomba kartun ini telah menjadi agenda tahunan. "Kita sudah agendakan setiap tahun ada lomba kartun, temanya juga sesuai dengan kondisi kekinian," ucapnya.

Selain lomba kartun, panitia juga menggelar pameran foto yang diikuti oleh fotografer profesional, baik dari wartawan foto media massa maupun dari masyarakat.

Rencananya pameran foto yang menampilkan 30 karya terbaik dari para fotografer tersebut akan dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Malaranggeng pada Minggu (17/10) mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau