MANOKWARI, KOMPAS.com — Kepala Kepolisian Negara RI Jenderal Bambang Hendarso Danuri mengingatkan Komisaris Jenderal Timur Pradopo yang baru disetujui DPR sebagai Kapolri terpilih agar tetap mewaspadai aksi-aksi terorisme di Tanah Air.
Hal itu diungkapkan Bambang Hendarso Danuri saat ditanya pers, sebelum mengikuti pertemuan dengan Presiden Yudhoyono di salah satu ruang di Hotel Swiss-Belhotel, Manokwari, Jumat (15/10). "Terorisme tetap, ya (menjadi prioritas). Sebab, itu kan termasuk dalam program revitalisasi Polri yang akan datang," ujar Bambang.
Bambang melanjutkan, "Apa pun kita tahu, sel-selnya (kelompok teroris) terus dijalankan, dan konsep radikalisasi masih juga terus dikembangkan sampai sekarang ini. Oleh karena itu kita tak boleh lengah dan harus terus mewaspadainya."
Menurut dia, yang paling penting dalam usaha tindakan pemberantasan terorisme adalah sinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). "Selain juga dengan TNI untuk striking force. Ke depan harus seperti itu. Itulah yang kita canangkan dan akan ditindaklanjuti oleh Pak Timur nanti," kata Bambang lagi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang