Kapolri baru

Timur, Bukalah Tabir Kasus Century

Kompas.com - 15/10/2010, 13:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengharapkan, Komjen Timur Pradopo yang disetujui Komisi III DPR sebagai Kapolri bisa membuka sedikit demi sedikit tabir kasus dana talangan Bank Century.

Rekomendasi Pansus Angket Century menyimpulkan ada indikasi pidana dalam kebijakan penyelamatan bank tersebut. "Masalah Century masih terkatung, belum selesai. Hendaknya kalau Jenderal (Pol) Timur Pradopo berhasil mengungkap titik-titik terang dalam kasus ini, taruhlah aliran dana sebagainya," kata Priyo, Jumat (15/10/2010) di Gedung DPR, Jakarta.

"Kalau bisa, maka saya kira kita akan beri apresiasi bintang 4, malah bintang 5 kalau perlu," lanjut Ketua DPP Bidang Politik Partai Golkar ini.

Ia mengatakan, Timur juga harus mengutamakan program reformasi Polri seperti yang telah dilakukan TNI. "Jangan sampai Polri tergoda politik praktis yang berkaitan dengan pemilu untuk kepentingan penguasa. Kalau terjadi, itu kiamat Polri, dan itu akan menjadi catatan kelam institusi Polri kita," ujarnya.

Ia melanjutkan, reformasi Polri merupakan perbaikan citra Polri yang mendapat kesan buruk di mata masyarakat. "Mudah-mudahan zaman Kapolri yang baru ini ada ikhtiar menenteramkan hati kita semua, bahwa Polri tidak ada lagi setoran ke atas dan memang patut kita banggakan," kata Priyo.

Priyo menekankan, berbagai catatan yang diberikan sejumlah fraksi dalam pandangan akhir menjadi hal tak terpisah bagi Timur dalam melaksanakan tugasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau