Jamkesmas

Pemerintah Terbitkan Kartu Peserta Baru Tahun 2011

Kompas.com - 16/10/2010, 04:32 WIB

Jakarta, Kompas - Pemerintah menerbitkan kartu kepesertaan baru Jaminan Kesehatan Masyarakat pada tahun 2011. Sekalipun jumlah penduduk miskin versi Badan Pusat Statistik berkurang, cakupan Jamkesmas dipertahankan 76,4 juta orang seperti sebelumnya. Tahun 2010, anggaran jaminan itu mencapai Rp 5,1 triliun.

Hal itu dikatakan dalam temu media di Kementerian Kesehatan, Jumat (15/10). Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Kementerian Kesehatan Usman Sumantri mengatakan, kartu Jamkesmas pertama kali dikeluarkan tahun 2008. Pembaruan data diperlukan agar Jamkesmas tepat sasaran.

”Ada berbagai kemungkinan seperti penerima kartu lama sudah meninggal dunia atau telah membaik kondisi perekonomiannya sehingga tidak termasuk kategori miskin,” ujarnya.

Data yang digunakan adalah data orang miskin dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilengkapi nama dan alamat. Dengan data BPS tersebut, jumlah orang miskin 60,5 juta. Namun, pemerintah akan mempertahankan cakupan Jamkesmas 76,4 juta orang.

Selisih sekitar 15,9 juta akan diberikan kepada warga di daerah-daerah tertinggal, seperti Nusa Tenggara Timur yang di luar perhitungan kemiskinan BPS tetapi butuh bantuan jaminan kesehatan. Pemerintah daerah akan ikut berperan dalam penetapan sasaran tersebut.

Usman Sumantri mengatakan, sulit menetapkan indikator kemiskinan dalam pembagian kartu Jamkesmas. ”Ada yang tidak termasuk miskin, tetapi begitu sakit langsung miskin,” ujarnya. (INE)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau