3.209 Anggota Jemaah Haji DIY Dilepas

Kompas.com - 16/10/2010, 16:06 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com Sebanyak 3.209 anggota jemaah haji tahun 2010 dari DI Yogyakarta dilepas oleh Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X, Sabtu (16/10/2010). Semua anggota jemaah haji DIY tersebut akan diberangkatkan melalui embarkasi Solo yang dibagi dalam dua gelombang.

Afandi, Kepala Kantor Kementerian Agama Yogyakarta, mengungkapkan, sebanyak 3.209 anggota jemaah haji itu terdiri dari perempuan 1.675 orang dan laki-laki 1.534 orang, dan ditambah 31 petugas daerah dan 41 orang petugas pusat.

"Akan diberangkatkan dengan dua gelombang, yaitu gelombang pertama kloter, 44 , 45, 46, dan 47 yang akan berangkat pada tanggal 24 dan 25 Oktober, sedangkan gelombang dua kloter 48, 49, 50, 51, dan 52 yang akan diberangkatkan tanggal 26, 27, dan 28," katanya.

Sultan mengharapkan, setelah menunaikan ibadah haji, kualitas beragama anggota jemaah haji akan meningkat sehingga dapat mengangkat martabat dalam menyatukan kerukunan umat beragama. Dengan demikian, ibadah haji tidak hanya ritual, tetapi betul-betul dengan makna mendalam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau