"Memainkan" Cahaya Saat ML

Kompas.com - 18/10/2010, 11:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah menjadi rahasia umum kalau kaum pria lebih menyukai aktivitas bercinta di tempat terang dengan pencahayaan yang cukup. Hal itu dimaksudkan agar mereka dapat dengan jelas melihat setiap detil keindahan tubuh pasangannya. 

Akan tetapi, kaum Hawa justru sebaliknya. Mereka cenderung ingin lebih menikmati kegiatan seks dengan pencahayaan yang minim atau remang-remang. Bahkan, tak sedikit perempuan yang meminta pada pasangannya agar bercinta dilakukan dalam suasana gelap gulita.

Perbedaan dua selera itu sebenarnya tidak harus menjadi masalah. Ada beberapa trik agar problem pencahayaan tak menjadi sandungan saat melakukan aktivitas bercinta dengan pasangan.  Tiga tip berikut ini diberikan oleh Candida Royalle, konselor dan terapis seksual dari Asosiasi Edukasi Seks Amerika Serikat : 

1. Gunakan lampu, apakah itu lampu meja, lentera atau jenis penerangan lainnya. Prinsipnya mencegah cahaya yang menyorot tajam dan menghindari penyinaran dari atas kepala (overhead).  Hal ini dimaksudkan untuk membuat penampilan kulit menjadi tampak lebih baik.

2. Nyalakanlah lilin, lalu tempatkan penerangan ini di belakang suatu objek bentuknya yang tak rata, misalnya tanaman atau bunga.  Anda akan menciptakan suatu bentuk bayangan aneh, tetapi penerangan ini juga tetap aman dan menjadi bagian dari kesenangan saat bercinta.

3. Gunakan lampu-lampu dengan watt rendah dan bohlam dengan warna-warna amber-hue. “Amber dapat menetralisir noda kebiruan dan mata yang lelah. Selain itu juga membuat kulit menjadi hangat, lembut dan tampak berwarna krem,” ungkap Royalle.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau