Anang Impikan Rumah Layak untuk Aurel dan Azriel

Kompas.com - 19/10/2010, 14:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Berbeda dengan Krisdayanti yang sudah menjual rumah mewahnya di bilangan Pondok Indah, Anang Hermansyah, mantan suaminya, justru sangat ingin membeli rumah baru.

Keinginan Anang untuk membelikan sebuah rumah idaman yang layak bagi kedua buah hatinya, Aurel dan Azriel, semakin besar. Hal ini terlihat dari kerja keras Anang yang semakin gigih. "Insya Allah kalau ada, kalau sudah bisa nanti teman-teman (wartawan) pasti dikabarin. Insya Allah karena aku lagi usaha sekarang. Mudah-mudahan enggak ada halangan dan bisa aku wujudkan," kata Anang di Jakarta, Senin (18/10/2010) malam.

Keinginan Anang ini sudah lama ingin diwujudkannya. Diakui Anang, ia merasa tidak tega ketika melihat buah hatinya harus tinggal di ruko sekaligus studionya, yang berukuran jauh lebih kecil ketimbang tempat kediamannya di bilangan Radio Dalam, Jakarta Selatan, dulu. Rumah itulah yang saat ini ditinggali oleh Krisdayanti.

Diakui Anang, kelak ia mempunyai impian untuk menempati sebuah rumah yang jauh dari hiruk-pikuk kota metropolitan. "Sebenarnya anak-anak sih yang minta di Bali. Mereka kan senang pantai dan sawah-sawah gitu. Lagi pula di Bali sepertinya nyaman sekali untuk tinggal. Jarang macet lagi," lanjut Anang lantas tersenyum.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau