Berharap damai

Pengusaha Pantau Aksi 20 Oktober

Kompas.com - 19/10/2010, 15:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) berharap aksi unjuk rasa yang akan dilakukan sejumlah organisasi kemasyarakatan pada 20 Oktober 2010 agar berjalan damai.

Demikian dikemukakan Ketua Umum Hipmi Erwin Aksa kepada Tribunnews.com, Selasa (19/10/2010), ketika dikonfirmasi mengenai aksi tersebut dampaknya terhadap dunia investasi.

"Saya kira aksi demo tersebut adalah bagian dari demokrasi kita. Selama tidak terjadi pengrusakan dan tidak menggagu keamanan saya kira semuanya akan tetap berjalan baik," kata Erwin.

Dia memastikan kalangan pengusaha terus memantau aksi tersebut dan berharap tidak berdampak pada investasi.

Seperti diketahui, sejumlah kalangan akan melakukan aksi unjuk rasa yang diklaim besar-besaran pada 20 Oktober 2010 guna memeringati satu tahun pemerintahan Soesilo Bambang Yudhoyono dan Boediono.

Selain organisasi kemasyarakat, kalangan mahasiswa dan buruh juga dikabarkan akan ikut dalam aksi tersebut. Kalangan pengusaha di daerah juga mengingatkan para pengunjuk rasa agar aksi demonstrasi berjalan damai. Ini mengingat aksi unjuk rasa tidak hanya di Jakarta namun menjalar ke sejumlah wiyalah Indonesia.

Ketua Umum Hipmi Sulawesi Barat M Asri Anas mengatakan aksi unjuk rasa pada dasarnya bagian demokrasi namun jika tujuannya untuk menggulingkan pemerintahan maka harusnya dilakukan dengan cara yang pantas dan konstitusional. "Berikan waktu buat pemerintah untuk bekerja. Kalau diganggu terus lau kapan bekerjanya," kata Asri.

Anggota Dewan ini mengingatkan agar aksi unjuk rasa tidak berjalan anarkis sebab akan merugikan investasi. "Perbaikan ekonomi sudah berjalan diatas rel yang semestinya. Kita harap pertumbuhan ekonomi ke depan kian membaik," papar dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau