Jelang asian games xvi

Timnas Karate Dihantui Cedera

Kompas.com - 19/10/2010, 20:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kurang dari sebulan pelaksanaan Asian Games XVI, timnas karate Indonesia justru dirundung cedera. Empat dari delapan atlet yang diproyeksikan akan tampil pada multievent yakni Yolanda Asmuru, Umar Syarif, Dhonny Darmawan, Jintar Simanjuntak masih berkutat dengan recovery masing-masing.

Belum pulih dari cedera kaki kanannya sejak 2006 lalu, Umar kembali mengalami cedera kaki kirinya selepas di Indonesia Open, September 2010 lalu. Hal senada juga dialami Jintar di bagian tulang hidungnya. Sementara Yolanda dan Dhonny masing-masing mengalami kendala pada kaki dan pergelangan tangan kirinya.

Ditemui di sela latihan bersama karateka Malaysia di Hall B, Senayan, Jakarta, Selasa (19/10/2010) Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Karate-Do Indonesia, Hendardji Soepandji mengungkapkan saat ini timnas memang tengah difokuskan untuk pemulihan masing-masing atlet sehingga tidak mengoptimalkan seluruh skuad pada sparing tersebut.

"Penampilan mereka memang tidak dimaksimalkan saat ini karena alasan Asian Games XVI. Mereka sedang cedera sejak di Indonesia Open lalu dan sekarang sedang dalam proses recovery. Akan tetapi, mereka tidak boleh diam dan kami tetap mengadakan uji coba lewat pertandingan ini," ujar Hendardji.

Ia mengungkapkan hal tersebut bertujuan untuk memenuhi target medali emas di Guangzhou, 12-27 November 2019 mendatang. "Di samping pengobatan medis yang dijalani, Ini kami lakukan untuk mencapai peak performa mereka di Asian Games," sebutnya.

Sementara Umar yang ditemui dalam kesempatan yang sama berharap cedera yang dialaminya saat ini tidak akan menjadi hambatan baginya. "Tidak masalah karena masih ada cukup waktu untuk pemulihan," kata karateka yang turun di kelas +84 kg ini. Peraih perunggu Asian Games 2006 di Doha, Qatar ini justru bersikeras memberikan yang tebaik pada Asian Games XVI.

"Saya tetap optimis, lagipula di dua Asian Games sebelumnya saya mengalami cedera yang lebih parah dari saat ini," pungkasnya. Pada sparing ini Indonesia menurunkan sebagian timnas Asian Games dan 10 karateka pelatnas SEA Games XXVI. Sedangkan tim Malaysia diperkuat 14 atlet antara lain Shaharudin Bin Jamaludin (-75 Kg) Kunasilam Lakanantan (-60 Kg) dan Vathama Gopa lasami (-61 Kg).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau