Tendang Polwan, Maling Motor Ditembak

Kompas.com - 20/10/2010, 05:56 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Residivis pencurian kendaraan bermotor, Budiawan alias Iwan (25), menendang polisi wanita yang sedang melakukan penyamaran.

Namun, aksi warga Alalak Utara, Banjarmasin Utara, Kalimantan Selatan itu terhenti setelah timah panas menembus lutut kirinya, Selasa (19/10/2010).

Pelaku merupakan target operasi dari Polresta Banjarmasin Utara. Informasi dari polisi, pelaku beraksi pada pekan lalu.

Ia menggasak sepeda motor jenis Jupiter MX dengan menggunakan kunci T di kawasan HKSN Kompleks AMD Blok F RT 27 dengan korban Noor Alpian (33), warga Jalan Purnasakiti 3.

Awalnya, polisi mendapat informasi bahwa tersangka berada di Pelaihari, Tanah Laut. Petugas kemudian memancingnya keluar dengan mengumpan gadis yang tak lain seorang Polwan.

Sang Polwan yang berpura-pura ingin membeli sepeda motor, mengajak tersangka bertemu di kawasan Pasar Parabola, Pelaihari. Namun Budiawan tidak datang sendirian. Ia diantar temannya, Fajar (23), warga Desa Kandangan Lama.

Belakangan, Budiawan mengetahui bahwa gadis yang ditemuinya adalah Polwan. Karena kesal, Budiawan pun menendang cewek itu dan langsung kabur.

Melihat tersangka kabur, petugas yang telah bersiaga di sekitar Pasar Parabola langsung bergerak dan melepaskan tembakan di lutut sebelah kiri tersangka. (Nurkholis Huda)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau