Suka Isap Jari, Anak Susah Makan

Kompas.com - 20/10/2010, 10:03 WIB

TANYA: Dr. Rifan, Anak saya yang no.2, saat ini berumur 5,5 tahun, berat badan 14 kg, dan tinggi 115 cm. Ia punya kebiasaan mengisap jari kalau mau tidur. Problem yang dialami adalah anak saya mempunyai nafsu makan yang sedikit sekali. Dalam sehari kalau baru nafsu makan, makan nasi total mungkin tidak sampai 1 piring porsi anak. Anak kami juga tidak suka ngemil, minum susu juga tidak banyak. Berat badan yang sekarang itu sudah turun dari 15 kilogram bulan yang lalu.   Terus terang kami sangat khawatir dengan keadaan anak kami ini. Kalau benar-benar tidak nafsu makan, ia bisa seharian tidak makan apapun, hanya minum itupun tidak banyak. Pertanyaan: Apakah keadaan tersebut menandakan adanya kelainan/penyakit dalam diri anak kami? Bagaimana caranya menggenjot nafsu makan anak kami? Terimakasih Pak Dokter atas bantuannya. Saya tunggu informasinya. Salam dari Yogya

Triharyono (40)

JAWAB: Bapak Triharyono yang baik, Makan adalah suatu proses pendidikan, yang dilakukan secara berulang-ulang/repetitif, dan memerlukan upaya tertentu yang disertai dengan rasa kasih sayang serta penuh kesabaran. Masa kritis dalam proses makan biasanya pada saat peralihan perubahan tekstur makanan dari bentuk cair (AS I/susu formula) ke bentuk yang lebih bertekstur seperti bubur susu, tim saring, dan seterusnya. Bila proses tersebut berlangsung dengan baik dan mulus, maka biasanya masa-masa yang berikutnya menjadi lebih mudah.

Masalah yang dihadapi Bapak seringkali terjadi terlebih usianya sudah memasuki usia prasekolah, si kecil seringkali memilih jenis makanan yang ia sukai saja (picky eater). Namun sebaiknya Bapak jangan putus asa, lakukan pendekatan dengan penuh kesabaran kepada si kecil, berikan pengertian kepadanya dalam bahasa yang ia mengerti mengenai perlunya makan teratur, ajak ia belajar makan sendiri dengan bantuan, bila memungkinkan biasakan untuk makan bersama anggota keluarga lainnya.

Mengenai kondisi kesehatannya sebaiknya Bapak membawanya ke dokter terdekat untuk mengetahui lebih jelas apakah ada gangguan kesehatan yang dideritanya yang menyebabkan ia kehilangan nafsu makannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau