JAKARTA, KOMPAS.com - Jurubicara Presiden Julian Aldrin Pasha membantah berita yang menyebutkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono batal berangkat ke Nusa Tenggara Barat untuk menghadiri puncak peringatan Hari Pangan Sedunia XXX di Lombok, Nusa Tenggara Barat, hari ini.
Sebelumnya diberitakan, Presiden menghadiri puncak acara HPS yang digelar 19 - 21 Oktober 2010. Acara ini sedianya akan digelar bertepatan dengan perayaan HPS pada 16 Oktober lalu. Informasi yang dihimpun Kompas di Lombok menyebutkan, karena Presiden banyak kesibukan, puncak HPS ditunda menjadi 20 Oktober. Namun, Presiden kembali tidak bisa datang.
Berita soal pembatalan agenda Presiden ke Lombok ini lalu dikaitkan dengan digelarkan aksi massa yang berencana mengepung Istana dalam rangka memperingati setahun pemerintahan SBY-Boediono.
Namun, segala pemberitaan itu dibantah. "Tidak ada agenda Presiden ke Lombok. Mungkin acara tersebut akan dihadiri oleh pejabat setingkat menteri, tapi Presiden memang tidak pernah mengagendakan untuk hadir dalam acara tersebut," ujar Julian yang dihubungi Kompas.com, Rabu pagi (20/10/2010).
Sama seperti yang diungkapkan Julian, dalam daftar acara di Lombok terdapat nama Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Pertanian Suswono, Dirut Bulog Sutarto Alimoeso, juga perwakilan FAO akan hadir dalam acara yang bertema "Kemandirian Pangan untuk Memerangi Kelaparan" ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang