Demo 20/10

Demo di Istana, Tak Ada Pengalihan Lalin

Kompas.com - 20/10/2010, 10:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski bakal menjadi arena unjuk rasa besar-besaran, Rabu (20/10/2010), area di depan Istana Negara di Jalan Medan Merdeka Utara tetap menunjukkan aktivitas seperti biasa. Di lokasi tersebut, tidak ada pengalihan arus lalu-lintas.

Kepala Polrestro Jakarta Pusat Komisaris Besar Hamidin mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan 2.483 anggota keamanan gabungan, termasuk Tim Penindak sejumlah 100 personel dengan senapan laras panjang, 293 anggota TNI dari Kodam Jaya, dan 300 anggota Satuan Pamong Praja DKI Jakarta.

Selain itu, disiapkan pula peralatan berupa satu mobil water canon, dua  kendaraan baracuda, dan 8 mobil ambulans.

"Pengunjuk rasa ini terdiri dari 1g elemen dan kami jadwalkan mulai pukul 10.00 sampai 17.00. Kami harapkan tidak ada penutupan jalan, sebab pengalaman kami selama ini unjuk rasa paling besar sebanyak 8.000 orang tidak ada pengalihan lalu-lintas," kata Hamidin ketika ditemui di sudut utara silang Monumen Nasional, Rabu pagi.

Dikatakan Hamidin, titik-titik pengamanan terhadap aksi unjuk rasa kali ini akan dipusatkan di depan gedung DPR Jalan Gatot Subroto, Bundaran Hotel Indonesia, Istana Negara, dan Istana Wakil Presiden di sekitar Monas, Jalan Diponegoro, dan Jalan Kimia.

Hingga berita ini diturunkan, lokasi di sekitar Monas terutama di depan Istana Negara masih normal. Petugas keamanan beserta perlengkapannya sudah siap di lokasi sejak pagi tadi dan sebagian di antaranya tampak duduk-duduk santai.

Arus kendaraan juga tergolong lancar meski tak sepadat hari-hari biasanya. Kira-kira pukul 10.05, Kepala Polda Metro Jaya Irjen Sutarman tiba di depan Istana Negara untuk memantau persiapan personelnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau