Suzuki Satria Supermotor Tak Berantai

Kompas.com - 21/10/2010, 15:32 WIB

KOMPAS.COM - Ternyata Bali tak cuma hebat memodifikasi skutik dengan aliran low rider. Kali ini Agung Darma, builder The 6 Pe dari Denpasar menyuguhkan karyanya Suzuki Supermoto dan Anda pasti tak menyangka kalau basisnya dari bebek Suzuki Satria 120R milik Nang Pacung. Hebatnya, transfer tenaga ke roda belakang tidak menggunakan rantai.

Untuk aliran road tracker ini, Agung menggunakan belt dan puli untuk menggerakkan roda belakang. Sistem transfernya memang lebih ribet karena dari gir depan dihubungkan rantai ke sproket yang bergandengan dengan puli depan yang dikasih pelindung dari pelat agar terlindung dari debu dan air. Trus, sproket kedua dipasang pada rangka bawah.

Lantas, putaran untuk memutar puli belakang berdiameter lebih besar yang terikat dengan teromol belakang, mengandalkan v-belt. "Begitu mesin bergasing, gir depan lebih dulu memutar puli depan pakai rantai dengan rasio 1:1. Trus, puli depan berdiameter 10 cm memutar puli belakang berdiameter 27 cm," terang Agung.

Diameter puli, menurut punggawa klub GPS Bali ini, sudah diukur berdasarkan besar lingkar gir depan dan belakang yang rasionya tepat dengan tenaga mesin dan bobot motor. Makanya, motor masih enak dijalankan, meskipu kondisi jalan rusak atau menanjak.

"Celah belt di puli dibikin sekitar 3 mm dan ketegangan belt bawah distabilkan tensioner mesin mobil Mitsubishi L300 agar tidak selip saat belt kena panas, basah atau kotor," ucap Agung.

Mengubah kelamin dari bebek jadi model motocross ini, rangka pun digarap ala road tracker dengan komposisi lumayan bagus. Apalagi sasis tipe cradle ini sudah diisi sokbreker limbah Yamaha SE YZ125 berikut segitiga dan setang lebar keluaran HDS.

Bagian tengah diisi bodi Yamaha YZ125 custom, meski harus mengatur ulang rangkanya agar posisi jok dan dudukan monosok Kitaco bisa center. Hasilnya, karyanya ini berhasil juara 1 bebek modifikasi Bali One Heart Modification Contezt. (KR15)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau