DUMAI, KOMPAS.com — Aktivitas penerbangan di Bandar Udara Pinang Kampai, Kota Dumai, Riau, Jumat (22/10/2010), kembali terganggu oleh hebatnya kabut asap dari pembakaran hutan dan lahan karena jarak pandang di bawah 400 meter. Kepala Operasional Bandara Pinang Kampai Achwin mengatakan, sejak pukul 06.30 hingga pukul 09.30 atau selama tiga jam Bandara Pinang Kampai ditutup setelah pada Rabu (20/10) juga ditutup pada jam yang sama karena kabut asap. "Tindakan ini dilakukan untuk menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan karena jarak pandang di udara sangat minim dan dapat mengganggu kosentrasi pilot dalam mengendalikan pesawat," paparnya. Sejauh ini, katanya, ada dua jadwal penerbangan Pekanbaru-Dumai yang ditunda kedatangannya. "Pesawat ini ditumpangi oleh pegawai-pegawai PT Chevron Pasific Indonesia yang sebelumnya berangkat dari bandara Jakarta menuju Pekanbaru, dan dilanjutkan lagi ke Dumai," ungkap Achwin. Achwin meyakini, kabut asap yang menyelimuti Bandara Pinang Kampai akan terus menipis pada siang hari di atas pukul 12.00, pesawat dari Pekanbaru sudah dapat diterbangkan menuju Dumai.
Landas pacu Bandara Pinang Kampai yang dikelola oleh PT Pertamina (Persero) sekitar pukul 10.00 masih ditutupi oleh kabut asap tebal. Bandara terlihat juga hanya dijaga oleh beberapa petugas berpakaian seragam, baik di pintu masuk maupun pintu keluar bandara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang