POSO, KOMPAS.com - Jajaran Kepolisian Resor Poso, Sulawesi Tengah, masih terus mengusut kasus pembobolan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat yang terjadi pada Kamis (21/10) sekitar pukul 03.00 Wita. "Laporannya sudah masuk dan pelakunya masih dalam penyelidikan," kata Pelaksana Harian Kabid Humas Polda Sulteng Kompol Kahar Muzakkir kepada wartawan di Palu, Jumat (22/10/2010). Dia mengatakan, jajaran penyidik Polres Poso saat ini masih memeriksa dan meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi kantor kejaksaan untuk mengungkap pelaku pencurian. Kahar meyakini jika polisi segera menemukan pelaku pencurian berdasarkan beberapa temuan di lokasi kejadian, di antaranya kemungkinan temuan sidik jari pelaku. Kasus pencurian di kantor kejaksaan itu baru diketahui Kamis pagi saat sejumlah staf memasuki kantor sementara di Jalan Pulau Kalimantan, Poso Kota. Kepolisian setempat yang mendapat laporan adanya kasus itu segera menurunkan tim laboratorium dan forensik untuk melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Belum diketahui pasti benda atau barang berharga yang dibawa kabur oleh pelaku. Namun dari informasi dari Kejari Poso menyebutkan, satu unit komputer di kantor itu hilang dibawa kabur oleh pencuri yang diperkirakan lebih dari satu orang. Kini, aktivitas Kejari Poso untuk sementara dilakukan di sebuah bangunan yang terletak di bagian belakang lokasi bangunan utama gedung yang sementara dalam proses pembangunan. Sejumlah staf kejaksaan yang ditemui mengaku tidak mengetahui bahwa kantor mereka mengalami kecurian sampai polisi tiba untuk melakukan penyelidikan. Bahkan pemilik kantin yang lokasinya berhadapan dengan gedung tempat komputer yang hilang, juga mengaku tidak mengetahui kalau kantor kejaksaan dibobol maling, padahal jaraknya hanya sekitar 10 meter. Tak hanya itu, sejumlah pekerja bangunan gedung kejaksaan itu yang ditemui, juga tidak tahu kalau terjadi pencurian di kantor yang tengah mereka bangun saat ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang