Jakarta, Kompas
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia Noviantika Nasution mengatakan, sudah tiga tahun terakhir timnas putri bola basket tidak bertanding ke kejuaraan internasional ataupun regional.
Terakhir tahun 2007, tim putri kandas di kejuaraan ini dan berada di tempat keempat dari empat negara. Karena kegagalan inilah, tim basket putri tidak dikirim ke SEA Games 2007. ”Sejak itu tim putri belum pernah bertanding lagi,” kata Noviantika.
Sekjen Perbasi Dahlan Muhammad mengatakan, justru karena sudah tiga tahun absen itulah tahun ini tim putri harus bertanding. ”Tahun 2010 kita tidak memiliki modal apa pun. Jadi, kami harus mengirim mereka saat ini,” ujarnya.
Noviantika menambahkan, mengikuti kejuaraan ini adalah upaya pemetaan kekuatan tim negara lain. ”Pemain dan pelatih akan melihat kekuatan Malaysia, Thailand, Filipina, dan Singapura saat ini. Ini untuk pemetaan menuju SEA Games 2011,” ujarnya.
Jadi, dengan persiapan minim, 11 pemain putri pun akan melawan empat tim tangguh di Asia Tenggara. Wulan Ayuningrum, pemain klub Tomang Sakti, merasa kaget saat dipanggil PB Perbasi. ”Sudah lama tidak main di sini. Udah gitu, kami tidak pernah bawa medali. Untuk itu, Wulan akan mencari pengalaman sebanyak-banyaknya,” katanya.
Noviantika berharap pemerintah lebih memerhatikan olahraga grup seperti basket ini. Meski hanya memperebutkan satu medali di SEA Games, basket juga sama-sama membawa nama negara. ”Sepak bola juga cuma bawa satu medali, tetapi dananya besar,” tuturnya.