Cegah Perut Buncit Seiring Bertambah Usia

Kompas.com - 23/10/2010, 13:53 WIB

KOMPAS.com — Banyak orang khawatir perutnya akan membuncit seiring bertambahnya usia. Namun, beberapa penelitian terakhir menemukan cara mudah dan menyenangkan untuk membantu mengatasi masalah tersebut.

Para peneliti mengatakan bahwa bersepeda setidaknya 5 menit per hari bisa mengurangi tambahan berat badan seiring usia yang bertambah. Studi ini dilansir oleh jurnal The Archives of Internal Medicine.

Studi yang berlangsung selama 16 tahun terhadap 18.400 perempuan ini melihat perubahan berat badan para responden antara tahun 1989-2005. Mereka menemukan bahwa bersepeda memiliki efek serupa dengan berjalan kaki, yakni mengurangi risiko penambahan berat badan.

Hal ini paling terlihat pada perempuan yang memang sudah kelebihan berat badan (overweight) atau obesitas. Apalagi saat mereka menambah waktu bersepedanya hingga 30 menit per hari, mereka menahan bobot tubuhnya untuk tidak bertambah dibandingkan perempuan lain yang ukuran tubuhnya normal tetapi tidak bersepeda, rata-rata naik sekitar 3,5 kg sejak studi dimulai. Perempuan yang bersepeda setidaknya 5 menit per hari berhasil menahan kenaikan berat badan sekitar 0,75 kg ketimbang responden yang tidak bersepeda sama sekali.

Sama halnya dengan berjalan kaki, asalkan berjalan kakinya dilakukan dengan kecepatan menengah ke tinggi, bukan santai. Perempuan yang menambah jam olahraga berjalannya hingga 30 menit per hari, dengan kecepatan sekitar 4,8 kpj, secara rata-rata berhasil menjaga tubuhnya tidak mencegah penambahan berat badan sekitar 2 kg dibanding mereka yang tidak berolahraga jalan kaki.

Hal ini berarti Anda bisa mendapatkan efek kesehatan sekaligus saat Anda butuh mobilisasi. Kedua olahraga tadi, bersepeda dan berjalan kaki, bisa Anda jadikan taktik menjaga berat tubuh sekaligus penghemat waktu saat melakukan keperluan.

Berikut ini beberapa trik yang bisa Anda lakukan menyangkut bersepeda dan berjalan kaki:

* Gabung dalam komunitas bersepeda ke kantor. Mungkin terdengar "gila" atau tak memungkinkan. Namun, jika jarak rumah Anda dengan kantor kurang dari 5 kilometer, berkendara dengan sepeda Anda justru lebih cepat ke kantor ketimbang naik mobil. Perjalanan yang berjarak antara 8-11 kilometer biasanya akan membuat Anda tiba di kantor dalam waktu yang sama. Berkendara dengan sepeda bisa membantu Anda lebih sehat meski kemudian Anda harus mandi di kantor. Naik mobil? Kesehatan Anda tidak mengalami peningkatan, plus Anda memperparah polusi kota. Anda yang timbang mana yang lebih menguntungkan.

* Pemula? Jangan lupa untuk banyak-banyak memperkaya diri dengan pengetahuan seputar sepeda. Dari segala perlengkapannya hingga cara berkendara yang aman. Jangan lupa kenakan helm.

* Ramping dengan berjalan kaki. Berjalan kaki juga dikenal sebagai pendorong metabolisme yang baik. Sebuah studi lain bahkan mengatakan bahwa berjalan kaki secara teratur bisa mencegah kanker payudara. Untuk memulainya, lakukan latihan interval untuk membantu Anda membakar lebih banyak lemak, sekaligus membuat olahraga berjalan kaki Anda lebih menantang dan menarik.

* Kurangi penghalangnya. Jika Anda ogah olahraga jalan kaki karena iritasi minor, cobalah bereksperimen dengan beragam cara untuk mengatasi permasalahan akibat jalan kaki. Contoh, jika Anda memiliki kecenderungan mendapatkan kram saat berjalan kaki, hindari asupan kafein dan produk susu, juga tunggu setidaknya 1 jam setelah makan baru mulai berolahraga. Ajak pula orang-orang di sekitar Anda agar olahraga tidak membuat Anda merasa sepi. Menghabiskan waktu dengan teman memiliki manfaat lain, yakni membuat Anda hidup lebih lama. Perhitungkan jarak Anda menggunakan pedometer atau ukur status jarak olahraga Anda menggunakan Google Maps Pedometer.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau