JAKARTA, KOMPAS.com — Perbaikan jembatan layang di Jalan HBR Motik, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (23/10/2010), membawa rezeki bagi warga sekitar. Mereka membuat jalan tembusan tepat di bawah jembatan layang yang mengalami perenggangan selebar 15 cm akibat pergeseran tiang pancang betonnya.
Meski telah diperbaiki dengan memberikan karet penutup (expansion joint), tetapi di sisi jembatan layang tengah dilakukan peninggian jalan beton. Akibatnya, terjadi penutupan jalan dari arah Kemayoran menuju Sunter.
Penutupan jalan ini akhirnya dimanfaatkan warga dengan membuat jalur alternatif. Meski di sekitarnya terdapat genangan air, mereka tak kehilangan akal. Dengan menimbun campuran tanah dan pasir, jalan selebar 1/2 meter telah membentang hingga ke seberang. Para pengendara khususnya roda dua dari arah Kemayoran apabila menuju Sunter bisa menjajal jalan ini dengan merogoh kocek seikhlasnya kepada warga.
Menurut Raiky (27), kegiatan ini telah berjalan selama empat hari. Bersama temannya, ia mampu mengumpulkan kocek dari para pengendara hingga Rp 200.000 tiap empat jamnya. "Ya lumayan, tapi enggak bisa seharian, harus gantian sama yang lain," katanya.
Bagi Raiky, rezeki ini harus dibagi rata dengan teman lainnya. "Tidak boleh serakah bang, nanti malah pada berkelahi gara-gara rebutan," katanya, sambil mengarahkan kendaraan masuk ke jalan buatannya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang