Kemenangan itu membuat Persipura bertahan di puncak klasemen. Penyerang tim nasional Boaz Salossa menyumbang dua gol untuk Persipura pada menit ke-73 dan ke-86. Gol pertama Persipura dicetak pemain depan Titus Bonai pada menit ke-51.
Gol semata wayang Persijap dicetak pemain belakang Evaldo Silva dari titik putih pada menit ke-65. Hukuman penalti diberikan setelah Bio Paulin Pierre mengganjal penyerang Persijap, Risky Novriansyah.
Pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago mengatakan, pemain Persipura tak mampu mengembangkan permainan pada babak pertama. ”Pada babak kedua, saya minta Boaz lebih maju sehingga mampu memanfaatkan peluang dan umpan-umpan pemain lain,” katanya.
Pelatih Persijap Jepara Suimin Diharja mengakui, kekalahan Persijap akibat pemain Persipura yang berkualitas. Persijap juga kehilangan pemain kunci, Enjang Rohiman, yang mampu mengatur pola serangan. ”Saya kesulitan merotasi pemain pengganti Enjang dan pemain yang mampu mengatasi serangan-serangan Persipura,” kata Suimin.
Suimin menambahkan, pemain asing Persijap belum mampu memberi kontribusi yang memuaskan dan mengangkat permainan pemain lokal. ”Kalau ada klub lain yang mau membeli mereka, silakan saja,” katanya.
Gol penyerang Persiwa Wamena, Ferdinand Sinaga, menggagalkan kemenangan tuan rumah Persibo Bojonegoro yang bermain di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Partai kelima bagi Persibo itu pun berakhir imbang 1-1.
Persibo unggul lebih dulu lewat gol Carlos Eduardo Bizarro pada menit ke-20. Pemain belakang itu sukses menyarangkan bola melalui tendangan bebas.
Namun sayang, keunggulan Persibo tidak bertahan lama. Delapan menit kemudian, pemain depan Persiwa, Ferdinand, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui serangan balik cepat. Gol Ferdinand gagal diantisipasi penjaga gawang Persibo, Wahyudi, yang terlalu dini keluar gawang.
Pelatih Persibo Bojonegoro Sartono Anwar mengakui jika hasil pertandingan kurang memuaskan. ”Tidak ada komunikasi dan tidak ada kombinasi. Meskipun kami berhasil mengurung lawan, kami takut memancing. Dalam sepak bola, yang penting posisi,” ujarnya kepada wartawan seusai pertandingan.
Pelatih Persiwa Wamena Suharno mengakui jika Persibo lebih unggul dibanding timnya. Ia mengaku tidak menyangka anak-anak Persibo yang baru pertama masuk ajang kompetisi Liga Super Indonesia bisa bermain apik.
Pada pertandingan lain, tuan rumah Deltras Sidoarjo memukul tim tamu Persema Malang 2-1. Sempat disamakan kedudukan oleh Persema 1-1, Christiano Lopez menyelamatkan muka Deltras lewat gol eksekusi penalti. Penalti diberikan ketika Feri Aman Saragih dilanggar di kotak terlarang pada menit ke-81. Lopez sukses menjadi eksekutor hingga Deltras unggul 2-1.
Pelatih Persema Malang Timo Scheuneman kecewa atas hadiah penalti yang diberikan wasit. Ia mencatat, dalam pertemuan dua kali berturut-turut di kandang Deltras, timnya selalu mendapat penalti.