Fabregas: Main 15 Orang Pun, City Tetap Kalah

Kompas.com - 25/10/2010, 04:42 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com — Kapten Arsenal, Cesc Fabregas, menilai timnya tampil luar biasa saat membekap Manchester City 3-0, dalam lanjutan Premier League, Minggu (24/10/2010). Menurut dia, dengan penampilan seperti itu, Arsenal akan tetap menang meski City bermain dengan 15 pemain.

Pada laga itu, Arsenal unggul jumlah pemain sejak menit kelima, menyusul kartu merah yang diterima bek City, Dedryck Boyata, akibat melanggar Marouane Chamakh. Arsenal kemudian menjebol gawang City melalui Samir Nasri (20), Alex Song (66), dan Nicklas Bendtner (80).

Pelatih Manchester City Roberto Mancini menilai, seandainya tidak ada insiden kartu merah, timnyalah yang akan menang. Namun, menurut Fabregas, kunci kemenangan Arsenal adalah kemampuan menjaga fokus dan ketenangan menghadapi lawan, dalam kondisi apa pun, termasuk jika Arsenal yang kalah jumlah pemain.

"Kami tahu, kami tak boleh melakukan kesalahan (seperti yang dilakukan Boyota) karena itu akan menjadi pertandingan sepuluh melawan sepuluh dan itu akan menjadi sangat sulit. Kami tetap tenang selama pertandingan. Kami fantastis. Sekalipun mereka bermain dengan 15 orang dan kami hanya sebelas pemain, kami masih akan menang," ujar Fabregas.

"Kami selalu ingin menang, maju ke depan, dan menciptakan peluang. Melihat cara kami bermain hari ini, akan sangat sulit menghentikan kami," lanjut Fabregas.

"Aku pikir, kami memainkan sepak bola yang luar biasa dalam banyak kesempatan. Ini adalah kemenangan bagus atas tim yang bagus," paparnya. (SKY)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau