CILEDUG, KOMPAS.com — Akibat hujan deras pada Senin petang (25/10/2010), beberapa ruas jalan di Jakarta dan sekitarnya tergenang air. Salah satunya adalah Jalan Ciledug Raya tepatnya di depan Perumahan Ciledug Indah, antara Pasar Bengkok dan Pasar Ciledug. Genangan air setinggi sekitar 50 sentimeter membuat jalanan tidak bisa dilalui kendaraan pada Selasa (26/10/2010).
Banyak mobil dan motor yang terhenti di depan genangan air di ruas jalan sepanjang lebih-kurang 500 meter dan memilih berbalik arah atau mencari jalan alternatif. Beberapa motor yang nekat menembus genangan berakhir dengan kemacetan mesin.
Kondisi itu dimanfaatkan warga sekitar untuk menawarkan jasa menyeberangi genangan dengan gerobak. Mereka yang ingin menumpang gerobak dipungut biaya Rp 10.000 per orang, sementara Rp 25.000 untuk sepeda motor.
Pengendara lain yang mencari jalan alternatif atau balik arah juga kesulitan untuk pergi ke tujuan mereka. Selain karena macet, setelah berhasil keluar dari jalan alternatif, mereka ternyata muncul lagi di lokasi yang juga tergenang. Kondisi tersebut menyebabkan banyak warga masyarakat terutama pelajar kemudian menunggu di pinggiran jalan atau nongkrong di kompleks-kompleks perumahan sekitar Graha Raya dan Bintaro, Tangerang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang