BOGOR, KOMPAS.com — Sejak Rabu (27/10/2010) pukul 14.00 ini, wilayah Kota Bogor digelayuti awan tebal. Hujan pun akhirnya turun pada pukul 15.00, hampir di seluruh wilayah mulai dari ringan hingga lebat.
Hingga berita ini ditulis pukul 16.30, Bogor masih gelap akibat mendung dan hujan tersebut. Namun, ketinggian air di Bendung Ciliwung Katulampa masih di bawah normal, yakni 30 sentimeter.
Pantauan arus lalu lintas di Persimpangan Patung Antinarkoba, di wilayah Kecamatan Bogor Utara, kendaraan yang melintas di Jalan Raya Soleh Iskandar, Jalan Raya Kedung Halang, dan Jalan Tol Lingkar Luar Bogor, hampir semuanya menghidupkan lampu utama kendaraan mereka.
Awan tebal yang masih menyelimuti Bogor dan hujan turun membuat Kota Bogor lebih cepat gelap dari biasanya.
Dari persimpangan tersebut, biasanya pada jam yang sama masih terlihat Gunung Gede Pangrango dan Gunung Salak. Saat ini, dari siang tadi, sama sekali tidak terlihat bayangan gunung-gunung tersebut.
Langit benar-benar berwarna kelabu. Sekali-kali terlihat cahaya kilat dan suara guntur.
Namun, kondisi ketinggian air di Bendung Ciliwung Katulampa masih di bawah batas normal, yakni 30 cm. "Dari pukul 12.00 WIB, tinggi air bertahan di 30 cm. Masih aman. Di sini juga hanya hujan gerimis," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang