Pascabanjir

Banjir Lagi, Libur Lagi atau Relokasi?

Kompas.com - 28/10/2010, 12:51 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com — Dinas Pendidikan Tangerang Selatan, Banten, akan merelokasi dua bangunan sekolah dasar yang sudah tidak layak dan rawan tergenang banjir. Dua bangunan sekolah tersebut adalah SD Serua I dan SD Serua IV, Ciputat, yang pada Senin (25/10/2010) terendam banjir.

Kepala Dinas Pendidikan Tangerang Selatan Dadang Sofyan mengatakan, di Tangerang, Kamis (28/10/2010), pihaknya sedang merencanakan relokasi kedua sekolah tersebut dan membangunnya kembali pada 2011. Kedua bangunan sekolah tersebut saat ini sangat rentan terendam banjir, apalagi karena keduanya berada tepat di sisi Jalan Pamulang 2 yang posisinya lebih rendah dari jalan.

"Kalau hujan deras lagi, kemungkinan terendam pasti akan terjadi sehingga perlu dilakukan perbaikan secepatnya," katanya.

Dadang mengungkapkan, pihaknya saat ini sedang mengajukan permohonan perbaikan gedung ke pemerintah provinsi dan pusat. Dia mengatakan, anggaran tahun ini sudah dialokasikan untuk kebutuhan lainnya, sedangkan bantuan dana sebesar Rp 14 miliar yang diberikan Gubernur Banten beberapa waktu lalu juga sudah dialokasikan untuk pembangunan gedung sekolah lainnya.

"Kita tidak bisa gunakan dana bantuan yang diberikan Gubernur beberapa waktu lalu sebab semuanya sudah teralokasikan. Dengan demikian, hal itu perlu dianggarkan pada tahun selanjutnya," katanya.

Sebelumnya, kedua sekolah tersebut terendam air setinggi 10 sentimeter dan membuat sejumlah ruang kelas dan kantor guru terendam. Bahkan, sebanyak 2.500 buku basah dan rusak. Akibatnya, SD Serua I yang memiliki tujuh kelas dengan 370 siswa dan SD Serua IV yang memiliki lima kelas dengan 315 siswa diliburkan. 

Kepala SD Serua IV Nuradimahim menyambut baik rencana relokasi dan pembangunan kembali kedua sekolah tersebut. Menurutnya, bangunan yang sudah berumur tua tidak sebanding dengan pencanangan program peningkatan pendidikan di Tangerang Selatan.

"Saya sangat berharap agar pembangunan sekolah tidak berlarut-larut agar aktivitas belajar siswa tidak terganggu," kata Nuradimahim.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau