JAKARTA, KOMPAS.com — Letusan Gunung Merapi yang memuntahkan awan panas atau disebut wedhus gembel kembali terjadi, Kamis (28/10/2010) pukul 16.16 WIB. Volume awan panas kali ini diperkirakan lebih kecil dan mengarah ke selatan.
"Diperkirakan jarak luncurnya hanya sekitar 3,5 kilometer ke arah selatan, ke Kali Gendol," kata Surono, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat dihubungi Kompas.com.
Ia mengatakan, muntahan awan panas kali ini lebih kecil dibandingkan letusan Merapi pada tanggal 26 Oktober lalu dan tidak berlangsung lama. Saat ini Gunung Merapi masih berstatus Awas sehingga masyarakat yang tinggal di sekitar Merapi diminta tetap bertahan di barak pengungsian sampai dinyatakan aman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang