Kelapa sawit

Harga CPO di Sumsel Anjlok

Kompas.com - 29/10/2010, 03:59 WIB

Palembang, Kompas - Harga jual crude palm oil dari petani plasma dan nonplasma ke pabrik di Sumatera Selatan selama Oktober 2010 anjlok dari Rp 7.000 per kilogram menjadi Rp 4.850 per kg. Penurunan ini antara lain dipicu kebijakan importir asal Amerika Serikat dan Eropa yang menunda sementara transaksi ekspor CPO dari Malaysia dan Indonesia.

Hasil pemantauan di Desa Sembawa dan Desa Air Batu, Kabupaten Banyuasin, Kamis (28/10), sebagian petani plasma dan nonplasma memprioritaskan aktivitas ekonomi di sektor perdagangan dan jasa ketimbang menggarap lahan. Tidak terlihat ada aktivitas produksi di kebun.

”Kegiatan di kebun fokus pada pembersihan sampah daun dan plastik di lahan serta membuang sisa tandan buah segar yang berserakan. Kalau urusan ini cepat selesai, saya bisa mengurus warung,” kata Sungwe (34), petani Desa Tunggul, Talang Kelapa, Banyuasin.

TBS juga turun

Kepala Bidang Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan Minarsih membenarkan soal penurunan harga ini. Tak hanya crude palm oil (CPO), harga tandan buah segar (TBS) selama Oktober juga turun dari kisaran Rp 4.000-Rp 5.000 kg menjadi Rp 1.341 per kg

Minarsih memperkirakan dua penyebab anjloknya harga, yakni turunnya produksi setelah panen raya, September lalu, dan berkurangnya transaksi ekspor CPO ke Amerika Serikat dan Eropa.

”Penurunan ekspor CPO dipengaruhi menguatnya isu boikot CPO Sumsel dan Sumut. Boikot itu mengakibatkan pengusaha di Amerika Serikat dan Eropa menunda sementara transaksi,” ujarnya.

Pengurus Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) Sumsel Sumarjono Saragih mengaku tak gentar dengan isu boikot CPO itu. Jika isu ini menjadi kenyataan, pengusaha sudah siap mengantisipasinya. ”Salah satunya mengalihkan pasar ekspor CPO ke negara-negara Afrika dan Timur Tengah. Pangsa pasar CPO masih terbuka luas,” katanya. (ONI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau