BADUNG, KOMPAS.com — Peringatan Hari Rabies Sedunia pada Jumat (29/10/2010) pagi ini dipusatkan di Banjar Kelod, Desa Ungasan, Badung, Bali. Meskipun Hari Rabies Sedunia jatuh pada tanggal 28 September lalu, puncak peringatan untuk di Indonesia baru dilakukan hari ini.
Uniknya, tempat penyelenggaraan hari rabies ini tepat di bekas lokasi pengambilan gambar film Hollywood, Eat, Pray, Love, yang dibintangi Julia Robert dan Javier Bardem.
Banjar Kelod merupakan lokasi pengambilan gambar rumah pengobatan alternatif milik Wayan yang diperankan oleh Christine Hakim. Namun, tentu bukan hal tersebut yang menjadi alasan panitia menjadikan tempat ini sebagai pusat peringatan Hari Rabies Sedunia.
Panitia sengaja menggelar puncak peringatan Hari Rabies Sedunia di sini karena di desa inilah kasus rabies pertama kali muncul di Bali. Pada akhir tahun 2008, Bali, yang sebelumnya bebas rabies, digegerkan dengan kematian 3 warga Ungasan yang diduga mengidap rabies.
Awalnya, kasus ini sempat ditutup-tutupi. Namun, setelah diketahui bahwa mereka positif rabies, kasus penyakit anjing gila pun mulai mewabah di Pulau Dewata hingga saat ini.
"Di tempat ini kali pertama kasus rabies muncul di Bali. Kami pilih tempat ini sebagai tempat peringatan," ujar Ketua Panitia Peringatan Hari Rabies Sedunia, dr Rita Kasriastuti, saat pembukaan di balai banjar beberapa saat lalu.
Selama 2 tahun terakhir, sudah 103 warga Bali meninggal akibat rabies. Peringatan hari rabies dunia ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen memberantas rabies, khususnya di Bali.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang