Rendra/Maria Jumpa Ardiansyah/Devi di Final

Kompas.com - 30/10/2010, 05:36 WIB

MEDAN, Kompas.com - Pebulutangkis unggulan pertama pada nomor ganda campuran dewasa Rendra Wijaya/Maria Elfira Christina (PB Djarum) melaju ke final Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Regional VI Piala Gubsu di GOR PBSI Jl. Pancing Medan, Jumat (29/10).                  Pasangan juara bertahan di seri Tegal itu memastikan tiket final setelah mengalahkan sesama  atlet binaan PB Djarum Darmiko/Yayu Rahayu lewat pertandingan rubber game. Game pertama Rendra/Maria tertinggal 16-21.

Pasangan favorit juara itu berhasil bangkit di set kedua setelah mampu memaksimalkan permainan untuk unggul 21-10 dan mengakhiri game ketiga dengan kemenangan fantastis 21-12. “Lawan kami bermain bagus dan kami cukup kerepotan mengatasi mereka di game pertama,” aku Rendra.

Game kedua, lanjut Rendra, kami coba buat mengubah pola permainan dengan memberi tekanan lebih dulu dan terbukti pola permainan seperti itu lebih ampuh mengatasi permainan lawan yang baru pertama kalinya kami hadapi,” jelasnya.

Di semifinal, Rendra/Maria akan ditantang pasangan unggulan kedua Ardiansyah Putra/Devi Tika Permatasari (PB Ganesha/SGS Electrik) yang melaju ke semifinal usai mengalahkan unggulan ketiga Rio Arif/Adriani Ratnasari (PB HI Qua Wima/Citra Raya) 21-19, 21-15.

Menanggapi lawannya di final, Rendra/Maria mengaku optimis meraih kemenangan meski diakui mereka calon lawan cukup tangguh. “Di Tegal kami sudah bertemu pada babak-babak awal dan kemenangan menjadi milik kami. Begitu pun, mereka memberi perlawanan ketat lewat duel rubber set dan selisih poinnya pun tidak terpaut jauh,” tambah Rendra.

Sementara itu, di nomor ganda campuran taruna, terjadi kejutan dimana unggulan pertama Jones Ralfy Jansen/Nurbeta Kwanrico (PB Djarum) dipaksa menyerah oleh pasangan non unggulan sesama asal PB Djarum Lukhi Afri Nugroho/Aulia Putri Drajat 16-21, 16-21.

Di final, pasangan PB Djarum itu kembali menghadapi atlet satu klub mereka Rizky Susanto/Gloria E Wijaya yang tampil di final usai menang dari Dandi Prabudita/Deariska Putri Medita yang juga asal PB Djarum.

Pada nomor ganda campuran remaja, pasangan tuan rumah Danang/Afni Fadilah (PB Indocafe) gagal ke final setelah takluk dari pasangan unggulan pertama asal PB Djarum Arya Maulana/Ristya Ayu Nugraheny dengan 14-21, 12-21.

Di final pasangan Maulana/Ristya selanjutnya akan bertemu pasangan asal PB Jaya Raya Rian Swastedian/Masita Mahmudi setelah mengalahkan sesama atlet Jaya Raya Aldo Abdillah/Desaula Gendy 21-18, 21-14. Hingga berita ini diturunkan masih berlangsung partai semifinal lainnya.

 

 

 

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau